Pengertian Server Beserta Fungsi dan Cara Kerja Server

, , No Comments
Globalisasi dan semakin tingginya penetrasi Internet hingga ke pelosok menjadikan terminologi ‘server’ marak dijadikan pembahasan belakangan ini. Tugasnya yang ‘sederhana’ namun krusial, yakni sebagai fasilitator informasi di jaringan Internet, membuatnya masuk dalam sorotan tatkala sebuah aplikasi berbasis ponsel atau komputer, misalnya, diluncurkan. “Di negara mana server media sosial tersebut berada?” atau “Bagaimana kerahasiaan data kita terjamin jika server untuk toko daring itu ada di Singapura?” merupakan contoh pertanyaan yang muncul terkait dengan booming-nya peran server di dunia komputasi dan komunikasi.

Sebagian besar memilih bermain aman, tidak ambil pusing, dengan keberadaan terminologi server, klien, dan jaringan komputer. Padahal, tidak sulit untuk memahami itu semua mengingat kesemuanya eksis dalam praktik keseharian kita semua. Jaringan komputer, misalnya, dapat didefinisikan sebagai sekumpulan komputer, printer, dan perangkat keras lain. Nah, dalam sebuah jaringan komputer hanya ada 2 (dua) jenis komputer, yakni server dari client.

Bagaimana membedakan keduanya? 


Praktis saja, sebenarnya. Biasanya, komputer yang paling canggih dan mahal di sebuah jaringan komputer bertindak sebagai server. Hal ini masuk akal karena dalam setiap user (atau klien) di jaringan tersebut pasti mengakses server. Otomatis, komputer yang lebih murah dan kurang canggih bertindak sebagai klien. Cara mudah untuk membedakannya adalah komputer jenis ini digunakan oleh individu – bahkan sifatnya ada kalanya portable. Dari segi jumlah, server selalu lebih sedikit: Sebuah jaringan komputer dengan 10 komputer klien biasanya bisa ‘hidup’ cukup dengan satu server.

Pengertian Server

Server merupakan sebuah komputer yang digunakan di sebuah jaringan dan menyediakan jasa ke klien. Sebuah server biasanya memiliki processing power lebih tinggi ketimbang yang lain. Tak hanya itu, server juga harus memiliki kapasitas penyimpanan dan memori lebih besar ketimbang client computers. Adapun yang disebut belakangan, yakni client computer, adalah komputer yang tidak bertindak sebagai server. Apa yang dilakukan oleh sebuah client computer adalah mengakses informasi atau layanan dari server.

Pemahaman akan apa dan bagaimana sebuah server bekerja melibatkan pemahaman akan apa itu jaringan komputer. Ketika komputer-komputer dihubungkan secara fisik oleh kabel – atau secara nirkabel – dan saling berbagi data, informasi atau servis, maka kumpulan komputer itulah yang dinamakan sebagai jaringan komputer. Nah, di dalam jaringan komputer hanya ada dua atau lebih partisipan, yang mana paling tidak satu di antaranya bertindak sebagai klien dan lainnya bertugas sebagai server.

Beban kerja yang berat serta adanya kebutuhan respon yang cepat meniscayakan dibutuhkannya mesin server dengan spesifikasi perangkat keras khusus; yang membedakannya dengan komputer pada umumnya. Hard drive untuk server, misalnya, berbeda sama sekali dengan hard drive pada komputer desktop (baca: komputer klien). Sebuah komputer server menggunakan sistem penyimpanan data yang dikenal sebagai Redundant Array of Inexpensive Disks (RAID).

pengertian server dan fungsi server
Redundant Array of Inexpensive Disks (RAID)
Sebagaimana namanya, sistem RAID pada dasarnya merupakan sekmpulan disk drive yang dikonfigurasi sedemikian rupa sehingga bertindak layaknya satu disk drive saja. Konfigurasi ini meningkatkan efisiensi aliran data. Jika satu disk gagal berfungsi, misalnya, kumpulan disk drive ini dapat terus melanjutkan fungsinya tanpa perlu khawatir akan kehilangan data.

Tak berhenti sampai di sini, server komputer komersil juga memerlukan prosesor yang cepat, RAM yang memadai guna memenuhi request yang banyak, serta catu daya yang tidak pernah mati. Tidak mengherankan jika keberadaan mesin Uninterruptible  Power Supply alias UPS merupakan hal yang mutlak bagi sebuah server komputer. Selain itu, fakta bahwa sebuah server tidak boleh mati dan terus-menerus melayani aliran informasi membuatnya rentan mengalami kenaikan temperatur. Maka dari itu, sebuah server yang benar akan selalu ditempatkan di dalam ruangan berpendingin yang tertutup dan tidak mudah diakses oleh binatang sekecil apapun.

Fungsi Server

Fungsi paling mendasar sebuah server komputer adalah mengawasi aliran informasi di sebuah jaringan komputer seraya memungkinkan aliran informasi tersebut berlangsung dengan lancar. Dalam model pemrograman klien-server, sebuah program yang dipasang di server menanti dan memenuhi request yang dikirim oleh program klien – yang mungkin berjalan di komputer yang sama atau komputer lain. Sebuah aplikasi atau perangkat lunak tertentu di satu komputer bisa bertindak sebagai klien dengan request servis berasal dari program lain. Aplikasi yang sama juga bisa bertindak sebagai server jika ia memenuhi request perangkat lunak atau program lain.


Ada banyak jenis server komputer, dan kesemuanya dikelompokkan menurut kegunaan atau fungsinya. Sebuah web server, misalnya, merupakan program komputer yang melayani permohonan halaman atau berkas HTML. Berikut adalah tipe server, yang mana kesemuanya lahir berkat pemenuhan fungsi tertentu:
  1. Application server: program atau perangkat lunak di sebuah komputer di suatu jaringan yang menyediakan business logic untuk sebuah program.
  2. Proxy server: perangkat lunak yang bertindak sebagai penghubung antara perangkat endpoint seperti komputer dengan server lain yang menjadi tempat klien atau user meminta pemenuhan servis.
  3. Mail server: sebuah aplikasi yang menerima e-mail masuk dari local user – yakni orang yang berasal dari domain yang sama – dan remote senders dan meneruskan e-mail keluar sebagai bagian dari proses pengiriman.
  4. Virtual server: program yang bekerja pada sebuah shared server yang dikonfigurasi sedemikian rupa sehingga memiliki kontrol layaknya sebuah server.
  5. Blade server: sebuah chassis server yang menjadi wadah sejumlah sirkuit elektronik modular yang disebut server blades, yang mana tiap blade merupakan server tersendiri dan seringkali dikhususkan untuk menggarap satu aplikasi tertentu.
  6. File server: sebuah komputer yang bertanggung jawab sebagai pusat penyimpanan dan manajemen data, dan akan diakses oleh semua komputer yang ada di jaringan yang sama
  7. Policy server: komponen keamanan sebuah jaringan berbasis policy yang menyediakan layanan otorisasi dan memfasilitasi penelusuran dan kontrol data.

Bagaimana Server Bekerja

Server komputer menjalankan sejumlah tugas penting dan merupakan suatu bagian paling krusial dalam infrastruktur IT sembarang organisasi. Kebutuhan akan suatu server komputer menjadi semakin besar ketika terdapat aliran informasi yang begitu tinggi dalam sebuah jaringan komputer. Aktifitas online shopping, misalnya, melibatkan proses yang begitu kompleks; mulai dari penyediaan keamanan transaksi, proses autentikasi hingga pembayaran dan pemesanan. Keseluruhan proses pembelian tampak enteng, tapi itu semua takkan terjadi tanpa adanya keterlibatan sejumlah server komputer.

Yang pertama terjadi adalah permintaan atas halaman web toko online tersebut dikirim ke web server. Pihak server kemudian menggarap permintaan tersebut seraya langsung menyusun ulang halaman web yang diminta tersebut dan mengirimkan kembali halaman web itu ke klien menggunakan protokol seperti HTTP. Proses ini diakhiri dengan browser user menerima data tersebut dan mengkonversinya serta menampilkan halaman web toko online tersebut.

0 comments:

Post a Comment